Minggu, 22 Oktober 2017

SEBUAH TEKNOLOGI MASA DEPAN YANG AKAN BERKEMBANG

VIRTUAL-REALITY



VR atau disebut juga virtual reality adalah sebuah teknologi yang sedang berkembang pada saat ini dan juga akan terus berkembang pada masa depan.alat ini adalah teknologi yang memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan objek imajinasi dengan menggunakan komputer dan membawa Anda ke dalam suasana 3-Dimensi yang seolah nyata.VR sendiri pun bisa di artikan sebagai teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer.


Sejarah Virtual Reality


pada tahun 1800-an, manusia telah berusaha melihat “suasana lain” melalui lukisan panorama. Lukisan berjudul “Battle of Borodino, 1812” menggambarkan suasana perang di lapangan yang luas.
Di abad yang sama, tepatnya 1838, Charles Wheatstone mendemonstrasikan bahwa otak memproses dua gambar 2D berbeda di masing-masing mata. Ia kemudian menciptakan View-Master stereoscope untuk “turis virtual”. Konsep ini yang digunakan di Google Cardboad masa kini.
Pada tahun 1929, Edward Link menciptakan Link Trainer yang merupakan simulator penerbangan dan seluruhnya electromechanical. Alat ini digunakan oleh calon pilot untuk pelatihan kemampuan selama masa Perang Dunia II.
Pada 1957, Morton Heilig dianggap sebagai father of virtual karena berhasil mengembangkan sensorama yang dipatenkan 1962, teater kecil yang menstimulasi semua indera. Ia dibekali layar 3D, kipas angin, generator , dan kursi bergetar sehingga penonton film bisa menikmati film dengan pengalaman nyata. layar VR di kepala pertama diciptakan pada 1960. Heilig menciptakan Telesphere Mask dan head-mounted display (HMD) sebagai medium menonton film tanpa bisa berinteraksi dengan pergerakan.Setahun berikutnya, barulah VR yang bisa mendeteksi gerakan diciptakan oleh teknisi Philco Corporation.

Belum lama ini, perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Google telah merilis produk sederhana untuk pengalaman 3D. Samsung memiliki Galaxy Gear sementara Facebook memiliki Oculus Rift. HTC telah merilis Vive sementara Sony segera merilis PlayStation VR dan Microsoft dengan Hololens
2018: Sekitar 5.2 juta dollar akan digelontorkan dalam konsumsi virtual reality ini.


Perangkat dan Elemen Virtual Reality



Sebuah teknologi dapat dikatakan sebagai virtual reality jika sudah memenuhi bebera persyaratan berikut ini:
-Tampilan gambar / grafis / visualisasi 3D tampak nyata dan sesuai dengan perspektif dari penggunanya.
-Mampu mendeteksi semua gerakan dan respon dari pengguna, seperti gerakan kepala atau bola mata pengguna. Ini dibutuhkan agar tampilan grafis dapat sesuai dengan perubahan dunia 3D dari pengguna itu sendiri.

-Virtual world adalah sebuah konten yang menciptakan dunia virtual dalam bentuk screenplay maupun script 
-Immersion adalah sebuah sensasi yang membawa pengguna teknologi virtual reality merasakan ada di sebuah lingkungan nyata yang padahal fiktif. Immersion dibagi dalam 3 jenis, yakni:
1.Mental immersion, membuat mental penggunanya merasa seperti berada di dalam lingkungan nyata. 
2.Physical immersion, membuat fisik penggunanya merasakan suasan di sekitar lingkungan yang diciptakan oleh virtual reality tersebut.
3.Mentally immersed, memberikan sensasi kepada penggunanya untuk larut dalam lingkungan yang dihasilkan virtual reality.

dan Sensory feedback berfungsi untuk menyampaikan informasi dari virtual world ke indera penggunanya. Elemen ini mencakup visual (penglihatan), audio (pendengaran) dan sentuhan,Interactivity yang bertugas untuk merespon aksi dari pengguna, sehingga pengguna dapat berinteraksi langsung dalam medan fiktif atau virtual world.


Nah kini anda sudah tau kan apa itu virtual reality(VR)? demikian ulasan singkat ini semoga bermanfaat bagi anda yang membacanya.





sumber:
https://carisinyal.com/teknologi-virtual-reality/
https://id.wikipedia.org/wiki/Realitas_maya
http://initu.id/sejarah-teknologi-virtual-reality-vr-dan-augmented-reality-ar/




Tidak ada komentar:

Posting Komentar